Pura Ulun Danu Beratan Bedugul Bali, Lokasi, Sejarah, & Harga Tiket

Pura Ulun Danu Beratan Bedugul Bali, Lokasi, Sejarah, & Harga Tiket

Pura Ulun Danu Beratan ini sangat terkenal dengan keindahannya yang telah menjadi tempat wisata favorit di Bali. Disekitar tempat ini juga telah dilengkapi dengan banyak akomodasi seperti hotel, villa, restoran, taman umum yang luas dan toko souvenir.

Danau beratan yang memukau dengan suasana yang tenang dan sepi, Angin lembut yang sesekali menyapu sehingga menciptakan riak kecil di permukaannya.

Kabut yang tipis naik dari danau dan menggantung di udara di sekitar candi, memberikan suasana pemandangan yang mempesona.

Tidak jauh dari lokasi Pura Ulun Danu Beratan juga terdapat beberapa tempat menarik untuk liburan seperti Kebun Raya Bedugul dan pasar buah dan sayur Bedugul.

Lokasi Pura Ulun Danu Beratan

Terletak di ujung Danau Beratan di kawasan wisata Bedugul, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.

Jaraknya kurang lebih 50 km dari kota Denpasar dengan melewati jalan raya Denpasar – Singaraja. Dalam cuaca pegunungan yang sejuk, sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut, udaranya segar dan sejuk.

Air danau beratan yang sangat jernih itu tenang dan hampir diam, kecuali angin sepoi-sepoi yang sesekali menyapu menciptakan riak kecil di permukaannya.

Kabut tipis muncul dari danau dan menggantung di udara, mengelilingi candi, memberikan tampilan yang agak nyata.

Jika Anda tidak membawa kendaraan pribadi, dari Nusa Dua, Jimbaran, Kuta atau Denpasar, Anda dapat memanfaatkan jasa paket tour bali murah , atau Bergabung dengan Gotravela

Sejarah Pura Ulun Danu Beratan

Pura Ulun Danu Beratan Bedugul Bali

Sejarah Pura Ulun Danu Beratan ini ditemukan berdasarkan data arkeologi dan data sejarah yang terdapat pada Pelontaran Kronik Mengwi.

Berdasarkan data arkeologi yang terletak di depan Ulun Danu Bedugul, terdapat peninggalan benda bersejarah seperti sarkofagus batu dan papan batu yang diperkirakan sudah ada sejak zaman megalitik, sekitar 500 tahun sebelum Masehi.

Kedua artefak tersebut kini ditempatkan di teras halaman (babaturan) Pura Ulun Danu. Pura Ulun Danu Beratan telah digunakan sebagai tempat mengadakan ritual sejak jaman tradisi megalitik di pulau dewata Bali.

Berdasarkan Babad Mengwi, I Gusti Agung Putu sebagai pendiri kerajaan Mengwi telah mendirikan pura di ujung terjauh danau Beratan sebelum dia membangun Pura Taman Ayun,

Tidak dijelaskan dalam babad papirus Mengwi kapan tepatnya waktu ia membangun Ulun Danu Beratan, tetapi menggambarkan pendirian Pura Taman Ayun dan upacaranya pada hari Anggara KOLAM Medangsia, Caka tahun 1556 (1634 M).

Berdasarkan uraian babad Mengwi diketahui Ulun Danu Bratan didirikan sebelum tahun Saka 1556 oleh I Gusti Agung Putu. Sejak berdirinya pura tersebut, para kerajaan Mengwi menjadi damai dan sejahtera, dan masyarakat menjulukinya “I Gusti Agung Sakti”.

Kompleks Pura Ulun Danu Beratan Terdiri Dari 5 Candi Dan Satu Stupa Budha:

1. Penataran

Penataran terlihat saat melewati Candi Bentar (Gerbang terpisah) menuju Beratan. Pura ini berfungsi untuk memuja kebesaran Tuhan dalam wujud-Nya sebagai Tri Purusha Siwa, yaitu Siwa, Sada Siwa, dan Parama Siwa untuk memohon rahmat kesuburan, kemakmuran, kesejahteraan manusia, dan untuk keseimbangan alam semesta.

2. Pura Dalem Purwa

Di dalam kuil, ada tiga kuil utama; Pelinggih Dalem Purwa sebagai tempat pemujaan Dewi Durga dan Dewa Rudra yang dipuja sebagai sumber kemakmuran, Bale murda Manik (Bale Pemaruman) sebagai tempat parum / pertemuan / diskusi, dan Bale Panjang sebagai tempat peletakan sarana upacara. persembahan. Kuil di pura ini menghadap ke timur selatan yang terletak di tepi Danau Beratan.

3. Pura Taman Beji

Pura ini berfungsi untuk upacara Ngebejiang (upacara penyucian semua perlengkapan upacara) dan untuk meminta Tirta (air suci). At Taman Beji juga berfungsi sebagai tempat Melasti (Upacara Penyucian oleh Umat Hindu di Bali) untuk masyarakat sekitar dan penduduk setempat.

4. Pura Lingga Petak

Pura Lingga Petak (Ulun Danu Bratan) diyakini sebagai sumber utama kesuburan air dari Danau Beratan. Ada dua pura disini yaitu pelinggih yang memiliki sebelas Atap (Pelinggih Meru Solas) menghadap ke arah selatan, dan Pura yang memiliki tiga Atap (Pelinggih Meru telu) yang masing-masing pintunya menghadap ke empat penjuru mata angin.

5. Pura Prajapati

Pura Prajapati terletak di bawah pohon beringin besar; candi berfungsi sebagai Istana Dewi Durga. Pura ini menghadap ke arah barat dan menjadi pura pertama yang di lihat setelah melewati titik pembelian tiket masuk sebelum memasuki kawasan danau Bratan.

6. Stupa Buddha

Di kawasan Ulun Danu Bratan juga terdapat Stupa Budha. Stupa ini menandakan keharmonisan dalam kehidupan beragama. Stupa Budha yang menghadap ke selatan ini terletak di luar area utama kompleks Pura Ulun Danu Beratan.

Harga Tiket Masuk Ulun Danu Beratan

Memasuki areal kawasan tempat wisata danau Beratan Bedugul, pengunjung dikenakan biaya tiket masuk sebesar:

DewasaRp. 30.000
AnakRp. 20.000
Parkir MobilRp. 5000
Parkir BusRp. 10.000
Parkir MotorRp. 2000

Keterangan Tiket Masuk

  • Harga tiket masuk pura Ulun Danu diatas di update per tanggal 30 Januari 2020.
  • Perubahan harga tiket masuk dapat terjadi sewaktu-waktu, tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu.
  • Gotravela akan berupaya untuk selalu mengupdate harga tiket masuk objek wisata pura Ulun Danu Beratan, pada saat ada perubahan harga tiket masuk.
  • Harga tiket untuk berlaku bagi wisatawan domestik atau lokal