Waktu Terbaik Untuk Berkunjung Ke Pura Lempuyang

Waktu Terbaik Untuk Berkunjung Ke Pura Lempuyang

Pura Lempuyang Luhur merupakan salah satu Pura Sad Kahyangan di Bali selain Pura Besakih, Pura Goa Lawah, Pura Uluwatu, Batukaru, dan Pura Pusering Jagat (Puser Tasik).

Selain sebagai tempat suci, Pura Lempuyang juga terkenal sebagai tempat berfoto. Ada beberapa gapura besar dengan patung-patung unik yang menghadap ke latar belakang Gunung Agung.

Pura Lempuyang Bali ini memiliki daya tarik tersendiri bagi banyak wisatawan. Candi ini terdiri dari tujuh buah candi dengan desain arsitektur yang unik dan nilai seni yang tinggi.

Untuk menuju candi induk setiap wisatawan harus menaiki anak tangga terlebih dahulu sebanyak 1.700 buah.

Baca Juga : Sejarah Pura Ulun Danu Beratan

Cukup banyak anak tangga yang harus dinaiki, namun selama perjalanan menuju puncak, wisatawan akan disuguhkan pemandangan sekitar dan kicauan burung yang bebas berkeliaran.

Para pemudik dilarang mengganggu flora dan fauna yang hidup di lingkungan sekitarnya.

Sangat disarankan untuk mengendarainya pada pagi hari karena dengan udara yang masih lebih segar di pagi hari akan berdampak positif bagi tubuh.

Selain itu pura ini juga memiliki banyak spot menarik untuk berpose, salah satunya ada di gerbangnya atau yang sering disebut wisatawan dengan sebutan Gate to Heaven Bali .

Gerbang ini memiliki ketinggian sekitar empat meter dan menjadi spot favorit para pengunjung.

Dengan latar belakangnya, pemandangan Gunung Agung berada tepat di tengah gerbang. Itu sungguh menakjubkan.

Pura Lempuyang Bali, Daya Tarik & Waktu Terbaik Untuk Berkunjung

Jam Buka Pura Lempuyang Temple

Pura Lempuyang beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00 sampai 18.00, namun untuk keperluan peribadatan buka selama 24 jam setiap hari.

Bagi banyak orang, yang menyukai hiking dan trekking, kunjungan ini adalah perpaduan fantastis dari pengalaman trekking gunung yang penuh petualangan, pemandangan panorama yang luar biasa, dan kunjungan ke situs keagamaan kuno.

Waktu terbaik untuk mengunjungi Pura Lempuyang Temple

Waktu terbaik untuk mengunjungi Pura Lempuyang Temple adalah pada siang hari sebelum matahari terbenam, karena pemandangannya benar-benar menakjubkan.

Atau sedini mungkin melihat matahari terbit sehingga Anda dapat mengambil foto yang jauh lebih baik dengan tidak terlalu ramai bahkan tanpa kerumunan sama sekali.

Berbagai lokasi menawarkan pemandangan pura yang menakjubkan, menjadikan tempat ini sebagai destinasi yang sangat fotogenik. Tergantung pada posisi matahari, cahayanya sempurna untuk mengambil foto yang indah.

Pendakian Pura Lempuyang

Bagi yang ingin mendaki ke puncak candi, perjalanan pulang pergi setidaknya akan memakan waktu tiga jam dan Anda akan menaiki lebih dari 1.700 anak tangga.

Dalam perjalanan ke sana, Anda akan melewati desa-desa kecil yang terpencil, melihat sisi Bali yang tidak akan Anda alami di kawasan wisata yang ramai

Dipura Anda akan menjadi salah satu dari segelintir turis, dan diperlakukan seperti orang biasa. lokal oleh pemandu dan pendeta.

Hal Yang Perlu Diketahui Sebelum Mengunjungi Pura Lempuyang

Seperti yang kami ketahui saat Anda berkunjung baik pria maupun wanita harus mengenakan sarung, selendang yang diikatkan di pinggang

Berikut adalah hal penting yang harus Anda ketahui sebelum Anda pergi ke Pura Lempuyang ;

  • Kenakan sarung saat mengunjungi kompleks candi ini, dan pastikan lutut dan bahu yang telanjang tidak terlihat.
  • Pura Lempuyang Temple adalah candi Hindu yang sangat religius sehingga segala bentuk ciuman di depan umum dianggap memalukan.
  • Jangan mengambil foto langsung di depan jemaah.
  • Jangan Melangkah atau Menginjak Sesajen – Sesaji kecil yang disebut canang sari sering kali ditinggalkan di tanah. Daun palem dianyam ke dalam kotak kecil dan kelopak bunga jamu, uang, makanan ringan ada di dalamnya. Persembahan ini untuk menenangkan roh. Berhati-hatilah saat berjalan.
  • Wanita mana pun yang sedang haid, atau siapa pun (tanpa memandang jenis kelamin) dengan luka berdarah atau luka berdarah, dianggap tidak suci dan tidak diizinkan masuk ke pura di Bali.
  • Selama Anda ingat bahwa pura tempat Anda berada adalah ruang penghormatan kepada masyarakat Bali, dan memperlakukannya seperti itu, kunjungan ke pura Anda pasti akan membawa Anda kebahagiaan dan pencerahan yang Anda cari.